Pasar Tradisional: Kebertahanan Pasar Dalam Konstelasi Kota

Penulis:
Istijabatul Aliyah

xiv; 256 hlm; 16 x 23 cm
ISBN: 978-623-6512-53-1
Cetakan 1, Juli 2020

Konsep ruang kota tradisional Jawa menempatkan pasar tradisional sebagai produk budaya, fungsi sosial dan konsepsi hidup masyarakat Jawa serta dalam pengembangannya lebih berorientasi pada sosial budaya atau orientasi sosial-budaya. Sedangkan konsep ruang kota yang berlaku menurut teori modern memposisikan pasar tradisional sebagai fasilitas ekonomi dan simpul perdagangan regional serta dalam pengembangannya lebih berorientasi ekonomi atau orientasi kebutuhan pasar.

Inti permasalahan secara keruangan dalam lingkup perkotaan, bahwa keberadaan pasar tradisional di Kota Surakarta telah dipengaruhi oleh adanya perkembangan aktivitas ekonomi, sosial dan budaya dalam kontek perkotaan. Perkembangan pusat layanan pun tidak dapat dihindari, khususnya pusat perbelanjaan modern.

Pembahasan pada buku ini adalah membangun teori yang dapat menjelaskan fenomena kebertahanan pasar tradisional sebagai komponen struktur kota tradisional Jawa dalam kondisi kota yang mengalami perubahan orientasi dari orientasi sosial-budaya menjadi orientasi kebutuhan pasar.

Buku ini membahas :
Bab 1 Pemahaman Pasar Tradisional
Bab 2 Metode Kajian Pasar Tradisional Sebagai Komponen Struktur Kota
Bab 3 Pasar Tradisional Dalam Rangkaian Sejarah Kota Surakarta
Bab 4 Fenomena Kawasan Pasar Tradisional Sebagai Komponen Struktur Kota Surakarta
Bab 5 Penelusuran Bertahannya Pasar Tradisional Di Pusat Kota
Bab 6 Bertahannya Pasar Tradisional Di Pusat Kota
Bab 7 Kebertahanan Pasar Sebagai Komponen Struktur Kota

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *